Kamis, 28 Oktober 2010

CINTA DALAM KELAS

Bukan ingin menandingi dwilogi ‘Cinta Dalam Gelas’ punya Andrea Hirata, hanya…ingin menuangkan sedikit alir pikiran yang akhir-akhir ini sering menyeruak.

Teman, ini khusus kupersembahkan untuk TIN 43.

Seiring berjalannya waktu, lambat namun cepat, akhirnya kita telah sampai pada masa dimana kita tak lagi (sering) bersama. Dulu, nan di tahun 2007, kita dipertemukan dalam sebuah kelas TIN 43. Awal dari sebuah Maha Karya ‘Cinta Dalam Kelas’.

HAGATRI ‘07. Kita adalah mahasiswa baru dalam keluarga Departemen Teknologi Industri Pertanian. Masa perkenalan Departemen yang menurut (sebagian dari) kita sangat membosankan, tohh…sekarang diakui atau tidak akan kita rindukan. Yel-yel AK, kerja bareng membuat produk untuk memberi nilai tambah pada raw material, tanda tangan seniar yang harus dikumpulkan, seabrek-abreknya tugas dan laporan (ABPA, TPDT, Penkom), riuh-rendahnya secret Himalogin oleh kita…teman, bukankah sekarang kau sedang merindukannya???

VOLLY. Mungkin tidak semua menyadari bahwa sekitar semester 4-6, setiap ada jam istirahat peralihan dari satu mata kuliah ke mata kuliah yang lain, sebagian dari TIN 43 akan dengan senang hati, tanpa disuruh berjajar rapi di lapangan volley. Setiap usai UTS/UAS dengan mata kuliah yang bikin GILA! Kita akan melampiaskannya di lapangan volley. Tak peduli gerimis atau panas. Evi dengan senyum kalemnya akan sangat bersemangat jika Zuli mengajak latihan Volley, nJul juga pasti ada di tepi lapangan, Arif, Adam, Ando, Romi, Sragent…apakah kau merindukannya???

UAS/UTS. Saat-saat mendebarkan yang tidak diharapkan untuk segera datang. Sudah berkali-kali kita alami dalam perkuliahan, namun (khususnya yang nulis), tidak pernah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Setiap musim ujian datang, dengan panik sebagian dari kita ‘BARU’ akan lari kesana-kesini : cari bahan, slide, handout, dan catatan teman (biasanya punya Laura). Belajar pun SKS, hebat sangat kita cuy, berlembar-lembar slide, handout, dan catatan hafal di luar kepala hanya dengan tempo ± 12 jam!!!. Namun, setelah keluar dari ruang ujian, hehehe, maaf…tak satu kata pun dari lembar-lembaran itu yang kita ingat (lagi). Dan mulai detik itu kita berjanji pada diri sendiri (khususnya yang nulis, hehehe) bahwa ujian yang akan datang kita akan lebih rajin lagi. Setiap selesai satu mata kuliah kita akan langsung minta materi kuliah pada PJ, sehingga bisa kita pelajari. Kita akan rajin mencatat penjelasan dosen, sehingga tak perlu lagi meng-copy catatan Law2. Kita akan rajin baca textbook di LSI agar lebih memahami penjelasan dosen. Itulah tekad mulia kita di akhir masa-masa ujian. Namun…apa mau dikata, cita-cita luhur tersebut harus terkubur dan dimentahkan oleh (lagi-lagi) diri kita sendiri. Terkadang kesibukan di organisasi (ciee), kepanitiaan, UKM, Olahraga, Hobi, dan tugas-tugas serta laporan menghalangi niat suci kita untuk melaksanakan tekad mulia tersebut di atas. Rapat-rapat mengganggu jadwal ke LSI, laporan dan tugas membuat kita tidak sempat meminta materi ke PJ, dan Ngantuk (yang telah menjadi penyakit sejak TPB) memporak-porandakan niat kita untuk mencatat. Kesibukan menjadi kambing hitam (padahal sebenarnya juga ga sibuk-sibuk amat!). Akhirnya…seribu kali maaf untuk Laura, kita terpaksa meminjam catatanmu lagi. Teman…apakah kau salah satu dari pelanggan setia ‘Catatan Laura’ ???

HAGATRI ’08. Hmmm…hard to tell. Tapi yakin banget, ini adalah salah satu moment yang paling membekas dalam pikiran kita. Banyak sekali, banyak, cerita-cerita yang terbungkus dalam acara ini. Mulai dari “ Tema, Tujuan, Parameter, dan Indikator”, tentunya kalian masih sangat familiar dengan kata-kata yang sempat menjadi ‘Top Hitz’ dalam RG Hagatri, Divisi Danus dengan segala kekurangannya (hehehe, thx to : Vioni, Sandra, Neza, Faiz, Dini atas penjualan baju bekas di Pasar Ciampea ^^v), divisi acara dengan segala polemiknya, dann ‘Rabu Kelabu’ (masih inget ga?) dimana kita saling curhat tentang divisi masing-masing, saat kilat memecah langit dan deras hujan menerpa bumi (cieelahh…). ‘Law2…jangan tersenyum jika membaca ini!!!’. Atau gigihnya perjuangan Sragent dkk dalam meng-konsep acara…ckckck…‘Gent-Sragent…jangan nangis atau marah-marah lagi ya!!!’. Akhirnya hari-hari penuh perjuangan itu kita tutup dengan indahnya kembang api di segitiga FATETA. Senyum merekah, beban di pundak seolah hilang sejumlah, aku yakin kalian juga sedikit merindukannya!!!

FIELDTRIP. Selain main volley, Fieldtrip adalah saat-saat favoritku. Banyak hal yang bisa dipelajari, mulai dari agroindustri (sudah pasti) sampai kebiasaan anak-anak TIN 43 (khususnya Bus 1). Kita jadi tau kalau Syafiq hobi ‘banget’ tidur, Febby Aria pas masih ingusan suka banget nonton Film Horor (inget kisahnya tentang ‘Lukisan Berdarah’?), Catur ternyata suka ‘nembang’ lagu-lagu Jawa (inget nyanyiannya yang bikin telinga kita berdarah-darah ga???^^v), Wynda ‘n Syelli lihai baget maen kartu, dan Budiman yang mengagumi badan Aziz!!!. Hahaha…seminggu itu merupakan seminggu terindah dalam hidup, cieee…Pastinya kalian juga sangat-amat-sangat merindukan Fieldtrip!!!

RED’S CUP. Curza-curza Cosssss!!!!. Ehh, maaf salah, hehehe…itu mah Yel-yel tetangga sebelah. Pak-tumpak-tumpak TIN-TIN T…Tumpak TIN-TIN I…Tumpak TIN-TIN N…TuMPAK TIN-TIN T-I-N JAYA!!!!. Itu baru kita. Basket Putri menang, Catur juga menang, Nahh…yang sangat-sangat membuat patah hati adalah VOLLY PUTRI. Masih membekas diingatan saat Final melawan TEP. Awalnya-padahal-kita sudah Berjaya di atas angin. Namun, entah karena sombong kita menjadi lengah dan kurang waspada, atau karena ketakutan untuk ‘ga jadi juara’, keadaan berbalik 180˚ dan kita SERI. Menyakitkan!. Mental jatuh, ketakutan yang berlebihan, kurang koordinasi, dan akhirnya kita kalah. Tipis banget!. Sejujurnya air mata sudah akan meluap, bendungan pertahanan sudah hampir jebol, kalau saja gengsi tidak di-tinggi-tinggi-kan. Andai saat itu aku menunduk, pasti banjir air mata wajah ini (le’bay!). Wajarlah…ini tentang harkat dan martabat TIN!. Dannn… harus diakui TEP hebat (tapi andai kita bisa mengontrol diri dan emosi, sesungguhnya tim volli putri kita lebih hebat kawan!), yang paling pahit, mereka MENANG. Maaf ya…TIN 43, kita kalah!. Namun…sepahit apapun itu, aku merindukan atmosfer pertandingan itu lagi, kekompakan kita menyanyikan Yel TIN, semangat latihan kita, dan merindukan air mata Sragent yang tumpah di HIMALOGIN (yang saya 100% yakin, hanya sedikit yang mengetahuinya), hehehe Piss Gent!

PENELITIAN. Behhh…yang ini-ni…ckckckck…sensitive. Apalagi Bang Ando. Tapi 4 bulan di wastu merupakan harta pengalaman yang tiada tara. Dugong yang sangat menyayangi Kulit Manggisnya. Ita dengan Jamur tiramnya. Ando dengan tongkol jagungnya. Ange dengan ‘Salah Panen’-nya, hihihi. nJule dengan onggok, ampas tahu, dan kacangnya. Cizz dengan tepung bumbunya, Yoss dengan bumbu pastanya. Syelly dengan minyak Nyamplung-nya. Amel dengan sabunnya. Vivi dengan minyak nilamnya. Irma-Tya dengan kopinya. Oni-Martin-Muthi dengan Bu Titi Candra-nya (hehehe, lupa saya!, topic penelitian kalian apa ya?), Syahrun-Syafiq dengan biji karetnya, Mita-Okta-Echa dengan Gambirnya. Romi dengan kerupuk tenggirinya. Dina dengan Lotionnya. Dhadien dengan susu kedelainya. Karo dengan wafer ampoknya. Erlin-Sarfat dengan Uletnya. Achie-Raisa dengan Pirolisisnya. Wynda-Yana dengan Mikroalganya. Bu Sri, Bu Ega, Pa Gun, Pa Edi, Pa Sugi, Bu Rini. Apalagi?. Bang Ando dengan Yoss yang berantem memperebutkan pendingin tegak tentunya, Hahaha…apa anda juga merindukannya?

WISUDA. Dannn…dari masa 2007-2010 kebersamaan kita teman, akhirnya Wisuda Tahap I angkatan kita dihelat pada hari Rabu, tanggal 29 September 2010 kemarin. Sebagian dari kita diwisuda terlebih dahulu. Zuli, Lusi, Mitha, Qunti, Pramita, Achie, Siska, Wynda, Yana, Romi, Sarfat, Nurul F, Echa, dan Rina. Semoga semua segera menemukan jalan kesuksesan masing-masing. Amiiiinnnn….

Teman, berbagai hal telah kita alami bersama. Ruang-ruang kelas B102, H101, H102, AMN, Laboratorium LDIT, Wastu, TPDT, Tekim, dan Bioind, Musholah, Kantin Sapta, HIMALOGIN, LSI, PITP, dan Korfat telah merekam suara tawa kita, memeluk langkah-langkah kita, menyaksikan kita berpeluh dan berpusing ria ‘dikerjai’ soal ujian, bukan mengerjakan tapi ‘dikerjai’ tugas-tugas dan laporan, menaungi saat rapat HAGATRI-FIELDTRIP-GATHERING. Sungguh ada banyak rasa di dalamnya, cinta-sayang-persaudaraan-kesetiakawanan-rindu-sebal-marah-emosi-namun lagi-lagi semuanya kembali bermuara pada cinta yang melahirkan rindu. Kemudian membuat kita sesekali ingin merasakannya lagi.

Ahhh…sungguh andai ada kamera yang merekam itu semua, dan kemudian membuatnya menjadi sebuah Film dalam CD berjudul ‘Cinta Dalam Kelas’. Aku akan berusaha menabung untuk bisa membeli kasetnya. Aku takut teman, kalian tau sendiri bahwa ingatan manusia ada batasnya…bukankah selangkah keluar dari ruang ujian saja, kita dulu sudah hampir tidak bisa mengingat lagi materi yang baru saja di-ujiankan???hehehehe…

Rabu, 18 Agustus 2010

Ramadhan, Ibu, Skripsi, dan Kering Tempe



"Ramadhan Datang Alam Pun Riang
6Menyambut Bulan Yang Berkah
Umat Berdendang Kumandang Azan
Pertanda Hati Yang Senang
Tarawih dan Tadarus
Bersujud Di Tengah Malam
Berzikir dan Berdoa
Menyebut Asmamu Allah
dan Tak Lupa Berzakat
Sempurnakan Kewajiban
Mensucikan Jiwa
Sebagai Makhluk Allah"
(Tompi)



Ramadhan. Berjuta makna berjuta cinta. semua menyenangkan di bulan Ramadhan. Bangun malam tak lagi malas (rasain aja kalo telat bangun sahur), membaca Qur'an terasa enteng, seolah berlomba dengan target pribadi untuk segera menghatamkan Qur'an sebanyak yang kita bisa di bulan ini. Emosi terkendali, semua orang menjadi bersuka-cita, penyabar, penyayang, tiba-tiba seisi televisi menjadi menyenangkan, bahkan iklannya juga unik-unik (*Andai tiap hari semua iklan mengandung makna seperti di bulan suci ini), hehehe...Ramadhan yang Indah.

1 Ramadhan 1431
pukul 02.05 dini hari ibu di rumah dan adik menelepon "Mbak bangun mbak...sahur!!!". HEHEHE...kasih ibu sepanjang jalan. Bahkan jauhnya Anyer-Panarukan pun tak jadi masalah (lho???kok???^^). Khawatir anak yang jauh di Bogor kesiangan, Ibu membangunkan via telepon menurut waktu sahur Jawa Timur. Geli bercampur haru. Kan kita-kita yang di Bogor biasa makan sahur jam4-an...nahhh...sodara-sodaraku, kami sekeluarga di Rumah Lamongan Indah sana, biasa sahur jam 2.30, makanya Ibu membangunkan jam segitu (yang amat sangat terlalu awal untuk sahur di Bogor).Apapun itu, aku jadi ga bisa tidur lagi...jadi inget rumah pengen pulang...kalo aja ga inget skripsi masih mangkrak di atas meja belajar, leptop masih standby dengan folder 'skripsi tercinta' terbuka, jurnal-jurnal bertebaran di lantai kosan, hmmmm...udah pulang dahhh dari kemaren-kemaren...

6 Ramadhan 1431
Dann...ramadhan ini merupakan ramadhan paling bersejarah dalam hidupku. Akhirnya...di bulan ini, tepatnya tanggal 6 Ramadhan kemarin, secara resmi, saya LULUS dari Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Alhamdulillah...Allah memberi kemudahan di bulan suci ini. Dua jam penuh sejarah di ruang sidang lantai 4. ckckckck...(*thanks juga buat temen-temen yang setia menunggu di depan pintu)

8 Ramadhan 1431
alias today...alhamdulillah insya Allah besok bisa menyerahkan perbaikan skripsi, semoga bisa langsung ACC dan langsung perbanyakan. Amiin.
sahur tadi pagi bareng anak-anak juga sangat bermakna. karena apa???. Karena KERING TEMPE. Lagi-lagi kasih ibu sepanjang jalan. Bahkan jauhnya Kudus-Bogor pun tak jadi soal. Kering tempe buatan Ibu temen sekosan sampai di Bogor. Pesan yang ada dalam paket :"Biar bisa dimakan pas sahur dan buka...kering tempe kan kesukaanmu!!!"
Tidak hanya di bulan Ramadhan Ibu selalu melimpahi kita dengan cinta...sepanjang masa selalu tercurah cinta tulus darinya. I Love My Mom!!!

Selasa, 03 Agustus 2010

TIM VOLI SMA BPPT AL-FATTAH




Hora...ohisashiburi desu ne!!!
Long time not see them...
kangen tanding persahabatan ma kalian lagi. Hmmm...dulu tuh ya, kalo udah latian, pada lupa waktu semua!!! bahkan jam kosong di siang bolong pun kita sikat buat maen voli. heu..heu..

God, please send my regard to 3B's volley-ball team : Yustiti Ernawati, Astrid Dwi Irianti, Vivien Budiani, Kholisatun Nadhiroh, Hidayatus Sholihah, Hanif Junaidi, Ahmad Jamhari Rahmawan, Alfan Bahrudin, Ivan Zaenuddin, Mohammad Ali.

NO IDEA but I Have Something to Share

Rasanya gatel banget pengen nulis. Tapi bener-bener lagi NO IDEA. Jadi kuhabiskan saja kesempatan untuk membaca. Membaca Facebook (note-note), blog anak-anak, google, yahoo, buku, jurnal (wewwww...). This time for Reading. dann disaat bolak-balik halaman Facebook, ketemu dehh ma sebuah note yang bagus kupikir ("Mas...aku ngopi yo...hehehe...sori baru bilang!!!!") punya sepupu. Pesennya bukan hanya melulu cinta, ada persahabatan, bagaimana kita harus menyayangi orang, dan banyak lagi, dan sekali lagi kupikir ga rugi kalo dibaca. Cekidot :

Gak bisa nentuin judul
By Laskar JihadPembela (one of my beloved cousin)

Friday, July 2, 2010 at 2:18am
kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat

ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan cinta.

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.

Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.

Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” aku turut berbahagia untukmu ”

Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup
yang telah kau buat.

Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ”aku lupa …”
menunggu selamanya ketika kamu berkata ”tunggu sebentar ”
tetap tinggal ketika kamu berkata ” tinggalkan aku sendiri ”
mebuka pintu meski kamu belum mengetuk dan belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”
mencintai juga bukanlah bagaimana kamu melupakan dia bila ia berbuat kesalahan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.

Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.

Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang iu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.

kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
sadari...

Rabu, 02 Juni 2010

RESUME SEMINARKU

Permintaan terhadap bahan bakar senantiasa meningkat dari waktu ke waktu, akan tetapi ketersediaan bahan bakar fosil yang selama ini digunakan untuk memenuhi permintaan tersebut semakin menurun. Hal ini dikarenakan bahan bakar fosil merupakan salah satu sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Ketersediaan bahan bakar fosil yang semakin menipis sekarang ini memicu banyak pihak untuk memperoleh bahan bakar alternatif.
Biodiesel adalah bahan bakar alternatif yang diproduksi dari sumber daya hayati terbarukan seperti minyak nabati atau lemak hewani. Biodiesel dihasilkan dari proses transesterifikasi trigliserida dengan pereaksi metanol atau etanol dan katalisator asam atau basa. Biodiesel dari minyak nabati, terutama minyak jarak pagar memiliki prospek yang cerah untuk dikembangkan di Indonesia. Hal ini karena tanaman jarak pagar sangat mudah dikembangkan dan tidak memerlukan lahan yang subur sehingga menjamin ketersediaan bahan baku untuk memproduksi biodiesel.
Proses produksi biodiesel umumnya dilakukan melalui beberapa tahapan proses, yaitu ekstraksi minyak dari bahan baku, pemurnian minyak, dan transesterifikasi minyak menjadi biodiesel. Tahapan-tahapan proses yang harus dilalui dalam pembuatan biodiesel ini menyebabkan rendahnya efisiensi dan tingginya konsumsi energi, yang mengakibatkan tingginya biaya produksi biodiesel. Oleh karena itu perlu dikembangkan proses pembuatan biodiesel yang bersifat sederhana, efisien dan hemat energi, serta dapat menghasilkan biodiesel berkualitas tinggi melalui proses transesterifikasi in situ.
Penelitian ini mencakup dua tahapan, yaitu tahap persiapan bahan baku dan tahap penelitian utama. Tahap persiapan bahan baku akan menghasilkan biji jarak dengan kadar air ≤1%, yang kemudian akan diperkecil ukurannya sampai 35 mesh. Biji jarak yang sudah diperkecil ukurannya kemudian digunakan dalam tahap penelitian utama, yaitu tahap transesterifikasi in situ. Kondisi operasi pada transesterifikasi in situ divariasikan pada suhu 40, 50, dan 60ºC; waktu 180, 240, dan 300 menit; dengan kecepatan pengadukan 800, 1000, dan 1200 rpm. Perbandingan metanol/heksan/bahan (v/b) yang digunakan adalah 6:1:1 dan konsentrasi KOH 0.075 mol/liter metanol. Biodiesel yang dihasilkan kemudian dikarakterisasi meliputi rendemen, bilangan asam, bilangan penyabunan, bilangan ester, viskositas, serta kadar air dan sedimen. Penelitian ini dirancang berdasarkan rancangan percobaan acak lengkap faktorial, dan data-data yang diperoleh akan dievaluasi secara statistik menggunakan ANOVA dengan α = 0.05.

Jumat, 28 Mei 2010

Spesial untuk TIN 43 : Ayumi (GreeeeN)

Ingin berbagi kebahagiaan untuk TIN 43 yang sedang sibuk penelitian.

Tentu pernah mengalami rasa bosan, mengalami ‘stuck’, malas melanjutkan langkah karena seolah-olah jalan terjal di hadapan tak berujung terang, merasa ditertawakan, merasa kesal, diomongin sana-sini, gagal lagi dan lagi, tubuh mulai lemas tapi hasil penelitian masih melas…tenang kawan, Allah bertahta di atas segalanya. Dia tahu beban di pundakmu, Dia tahu lelah yang kau rasa. Tapi tersenyum dan dengarkanlah lagu ini Kawan!!! (Yang berminat bisa langsung minta ke Siska atau search di Google : download Ayumi-Greeen).

Lagu jepang ini adalah salah satu lagu favoritku. Pernah diputar saat Last Gathering TIN 43 di Gunung Bunder Februari lalu (saat makan malam, pas muter foto-foto perjalanan kita). Lagu ini sangat menginspirasi dan mengobarkan semangat kembali di saat-saat jiwa mulai sedikit lelah oleh semua hal yang sedang kita hadapi.
Tentu ga asyik kalo Cuma mendengarkan dan ga paham arti dan maksudnya. Karena itu, simak arti bait-bait liriknya (dalam bahasa Inggris) terutama yang di-bold di bawah ini. Insya Allah cukup inspiratif dan membuat kita bersemangat lagi penelitian, nge-draft, magang, seminar, kepanitiaan, organisasi, sidang, atau apapun yang sekarang sedang membebani pundak dan pikiranmu. Just Listen and enjoy it!!!.

We’re all lost in our thoughts, bearing various obligations
There are dreams we turn towards, while reaching out to others
Clench your teeth and lift your chin up
“Screw this! I’m not losing!” Steel your heart
And move forward little by little
Even if it’s muddy now a large flower will bloom one day
Place your hand on your heart and ask yourself, “Am I doing all I can?”
Come on, let’s go!!! Let’s make it better now
Realize that you’ll see tomorrow someday, each footstep is not in vain
Just be proud in these important days and let’s continue our “walk”
Everyone stumbles when things don’t go the way they planned
We think we’re the only ones and close our hearts, giving up
I felt pitiful when people made fun of me
I would blame someone else and run away
I couldn’t stand being so weak
Someday we’ll meet our ultimate selves
So you should laugh when you’re feeling miserable
Can you see what’s important?
Come on, let’s go!!! I know you can make it to your tomorrow
Realize that you will see it someday, each footstep becomes you
Raise your fist in these important days and let’s continue our “walk”
Hey yo! Just keep on walking it!!!
That’s all you need to do
Being special is nothing but a lie
Every walking day made you what you are now
I sweated as I moved forward and made myself, now here I stand
Don’t cry, don’t lose the heart to go after your enormous dream
Have unfading courage in your heart
The key that opens up the your unseen tomorrow
Realize that you’ll see tomorrow someday, each footstep is not in vain
Just be proud in these important days and let’s continue our “walk”
Realize that you will see it someday, each footstep becomes you
Raise your fist in these important days and let’s continue our “walk”


KEPALKAN TANGANMU KE ATAS DI HARI-HARI YANG SANGAT PENTING INI (penelitian, red) DAN AYO LANJUTKAN PERJALANAN KITA!!!

*Ayo bersama saling menyemangati dan menguatkan!!!